Jangan lari dari Masalah

Posted by Juli Friday, 14 June 2013 0 comments

Mungkin Kita pernah dihadapkan dengan masalah yang sangat berat. mungkin Juga kita dihadapakan dengan dua pilihan yang sangat sulit dalam hidup kita. Terkadang Kita Terasa Sulit untuk menyelesaikan masalah dalam hidup kita. Tapi Semua itu Tergantung Kita menilai Masalah itu seperti apa, Jika kita menilai masalah itu adalah masalah yang berat maka Masalah itu akan semakin menindih kita sehingga kita akan sulit untuk mencari jalan keluarnya. sebaliknya jika kita menilai masalah itu adalah masalah yang ringan maka hati dan pikiran kita akan mudah untuk mencari solusi dari masalah tersebut. Jangan terpaku pada masalah apalagi lari dari masalah tersebut, Setiap masalah pasti ada solusinya karena desiap ada badai pasti ada langit yang cerah, Jangan mengambil keputusan hanya dengan mengandalkan otak, Tapi coba rasakanlah dengan hati karena hati lebih peka terhadap suatu permasalah. So jangan pernah lelah untuk belajar, Karena masalah akan membuat kita makin dewasa. salam hangat dari Julihaki Admin SHARINGzoneblog by,,


Baca Selengkapnya ....

Cara mematikan Program yang Not Responding secara paksa

Posted by Juli Friday, 31 May 2013 0 comments

Hay temen-temen semua,

kali ini aku share tentang cara mematikan program secara paksa, mungkin kamu pernah mengalami ketika membuka sebuah program dan tiba-tiba programnya ngadat dan tidak bisa diapa-apakan biasa di tittle bar-nya terdapat tulisan “not responding” Nah Kalau seperti itu mau diapain lagi, Mau ditutup gak bisa. tapi tenang aja aku punya solusinya

1. Klik kanan pada Taskbar yaitu di bagian bawah layar. Kemudian Klik Start “Task Manager”

image

2. Setelah itu akan muncul jendela “Windows Task Manager”

image

3. Pilih Program yang ingin dihentikan Kemudian Klik “End Task” yang ada dibagian bawah jendela.

Selamat Mencoba dan semoga bermanfaat. salam hangat dariku,,,, by


Baca Selengkapnya ....

Cara Menghilangkan Bekas Luka Di Wajah Secara Alami

Posted by Juli Sunday, 19 May 2013 0 comments

Hy sobat sharcom (sharing company) ni aku mau share cara menghilangkan bekas luka dikulit. terkadang luka yang membekas di kulit yang biasa terbuka atau terlihat seperti di lengan diwajah dan lain-lain sering membuat kita tidak pede. nah sekarang kalian gak usah khawatir karena aku punya solusinya. oke cekidot::

  • Lidah buaya. Oleskan gel lidah buaya ke area luka yang masih baru terluka. Cara ini efektif mencegah pembentukan luka permanen.
  • Pasta kayu cendana. Buatlah pasta campuran dari kayu cendana dengan air mawar. Oleskan pasta tersebut ke area bekas luka di malam hari dan bersihkan di pagi harinya. Metode ini dinyatakan sebagai salah satu cara terbaik menghilangkan bekas luka.
  • Jus lemon. Jus lemon merupakan pemutih alami dan bisa membantu menyamarkan bekas luka dan belang-belang di kulit.
  • Rebusan kelabat. Didihkan satu sendok teh biji kelabat di dalam 1 liter air selama beberapa menit. Selanjutnya, oleskan air rebusan ke wajah atau area bekas luka di kulit. Cara ini dinyatakan sangat baik menyamarkan bekas luka dan mencegah pembentukan bekas luka akibat jerawat.
  • Minyak lavender. Oleskan minyak lavender ke area bekas luka dengan menggunakan kapas, 2 kali sehari.
  • Madu. Salah satu cara yang diklaim paling efektif adalah dengan mengoleskan madu beberapa kali sehari. Cara ini akan membuat kulit tampak bercahaya secara alami serta sekaligus mengangkat bekas luka.
  • Jus ketimun. Oleskan jus ketimun ke area bekas luka dan biarkan selama 15 menit sebelum membasuh muka dengan air dingin.
  • Larutan campuran. Buatlah larutan dari 1 sendok makan krim susu asam (pilihlah yang bebas lemak untuk muka berminyak), 1 sendok makan yogurt, 1 sendok makan oatmeal yang telah dihaluskan dan beberapa tetes jus lemon. Oleskan larutan ke muka dan biarkan 10 menit sebelum dibersihkan. Cara ini efektif mengangkat bekas-bekas luka di wajah.
  • Minyak kelapa. Cobalah memijat area bekas luka dengan minyak kelapa. Cara ini bisa menyamarkan tetapi tidak bisa menghilangkan sepenuhnya.
  • Pasta kacang polong hitam. Buatlah pasta dari campuran kacang polong hitam dengan kayu cendana. Kemudian oleskan ke area bekas luka dan biarkan sepanjang malam. Keesokan harinya bersihkan dnegan air dingin. Cara ini dinyatakan efektif menghilangkan bekas luka.
  • Minyak zaitun. Oleskan minyak zaitun ke area bekas luka. Cara ini juga bisa membantu mengangkat bekas luka.
  • Teh hijau. Basahi kapas dengan teh hijau kemudian oleskan ke bekas luka. Ini merupakan cara alami yang bagus menghilangkan bekas luka.
  • Daun mint. Ambillah beberapa lembar daun mint kemudian haluskan. Selanjutnya ambillah sari dari daun mint yang telah dihaluskan dengan menggunakan kain. Selanjutnya oleskan ke wajah atau area lain yang memiliki bekas luka. Cara ini bisa membantu menghilangkan bekas luka. oke sekian postingan kali ini smoga bermanfaat by2,,


Baca Selengkapnya ....

MAKALAH METODE SAMPLING DAN REGRESI

Posted by Juli 1 comments

MAKALAH

METODE SAMPLING DAN REGRESI

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Statistika

clip_image002

Disusun oleh

Julihaki

120411100007

TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

TAHUN AJARAN 2012/2013

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah SWT atas rahmat dan petunjuk-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah dengan judul “METODE SAMPLING DAN REGRESI”, yang mana makalah ini disusun bertujuan untuk memenuhi tugas Statistika dalam menempuh pendidikan di Sekolah Teknik Informatika Universityas Trunojoyo. Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan keterbatasan dalam penyajian data dalam makalah ini.Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini berguna dan dapat menambah pengetahuan pembaca. Demikian makalah ini penulis susun, apabila ada kata- kata yang kurang berkenan dan banyak terdapat kekurangan, penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya.

                                                                                                     Bangkalan, 30 April 2013

                                                                                                     Penulis

BAB I

PENDAHULUAN

Pada hakekatnya, perguruan tinggi baik negeri maupun swasta mengemban tiga tugas pokok yang lebih dikenal dengan nama Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilakukan oleh seluruh sivitas akademika. Ketiga dharma tersebut adalah: pendidikan dan pengajaran, melaksanakan penelitian, dan melakukan pengabdian pada masyarakat.
Pada bidang penelitian, baik mahasiswa maupun dosen dituntut untuk melakukan penelitian secara ilmiah. Adapun bentuk penelitian yang dilaksanakan disesuaikan dengan jenjang dan bidang kajian masing-masing. Bentuk penelitian yang dilakukan mahasiswa dapat berupa makalah, tugas akhir (TA), ataupun skripsi; sedangkan penelitian yang dilakukan dosen dapat berupa penelitian pengembangan keilmuan dan teknologi, supaya dapat meningkatkan mutu pendidikan, serta memungkinkan penerapan dan pemanfaatan hasilnya bagi kepentingan dan usaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, bagi seorang dosen, penelitian merupakan salah satu syarat mutlak untuk kenaikan pangkat.

Sebelum seseorang akan melakukan penelitian, sebaiknya harus menyusun rencana penelitian, yang dikenal dengan usulan/proposal penelitian. Kegunaan dari proposal penelitian tersebut adalah sebagai pedoman rencana awal yang akan dilakukan peneliti, baik mengenai masalah, ruang lingkup, metode penelitian yang dipakai, populasi dan sampel penelitian, perencanaan tempat dan waktu penelitian, instrumen penelitian, sampai pada perencanaan anggaran (jika diperlukan). Dalam penelitian ada yang namanya metode Sampling dan metode Regresi yang mana akan dijelaskan pada pembahasan berikut.

BAB II

PEMBAHASAN

A. Metode Sampling

Metode Sampling adalah salah satu metode dalam penelitian dimana penelitian dilakukan pada sampel dalam sebuah populasi. Dalam sebuah penelitia untuk menentukan sampel mana yang akan dijadikan sebagai objek penelitian tidaklah mudah, karena sampel yang kita ambil harus dapat mewakili semua karakteristik dari populasinya. Jika sampel yang kita jadikan tidak dapat mewakili semua karakteristik populasinya, maka hasil penelitian tersebut tidak dapat dibuatkan generalisasinya.

Berikut langkah-langkah melakukan penelitian dengan teknik sampling.

1. Menentukan Populasi dan Ukuran Sampel yang Representatif.
Populasi ialah Wilayah generalisasi yang terdiri atas: objek/subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. (Sugiyono, 1997:59). Populasi dalam setiap penelitian harus disebutkan secara jelas yaitu yang berkenaan dengan besarnya anggota populasi serta wilayah penelitian yang dicakup. Tujuan diketahunya ukuran populasi ialah agar kita dapat menentukan besarnya ukuran sampel yang diambil dari anggota populasi dan membatasi berlakunya daerah generalisasi.

Ditinjau dari ukuran anggota populasi, maka populasi terdiri dari populasi terbatas/ terhingga (Finite Population)., dan populasi tak terbatas / tak terhingga (Infinite Population). Namun dalam kenyataannya populasi terhingga selalu menjadi populasi yang tak terhingga. Ditinjau dari sudut sifatnya, maka populasi dapat bersifat homogen, dan heterogen. Bersifat homogen artinya populasi tersebut mempunyai karakteristik yang sama, sehingga tidak perlu mempersoalkan berapa banyak jumlah ukuran sampel harus diambil. Sedangkan bersifat heterogen artinya setiap anggota sampel dari populasi tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda, sehingga perlu ditetapkan batasan-batasannya, baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif. Penelitian yang menggunakan seluruh anggota populasinya disebut sampel total atau sensus. Penggunaan ini berlaku jika anggota populasi relatif kecil. Untuk anggota populasi yang relatif besar, maka diperlukan mengambil sebagian anggota populasi yang dijadikan sampel. Pengambilan anggota sampel yang merupakan sebagian dari anggota populasi tadi harus dilakukan dengan teknik tertentu dengan yang disebut teknik sampling. Berkenaan dengan teknik pengambilan sampel, Nasution (2003: 53) mengatakan bahwa “Mutu penelitian tidak selalu ditentukan oleh besarnya sampel, akan tetapi oleh kokohnya dasar-dasar teorinya, oleh desain penelitiannya,serta mutu pelaksanaan dan pengolahannya”. Beberapa kriteria yang perlu diperhatikan dalam mengambil sampel adalah sebagai berikut:

1) Berilah batas-batas yang tegas tentang sifat-sifat / karakteristik populasi, sehingga dapat menghindari kekaburan dan kebingungan.

2) Tentukan sumber-sumber informasi tentang populasi. Ada beberapa sumber informasi yang dapat memberi petunjuk tentang karakteristik suatu populasi. Umpamanya didapat dari dokumen-dokumen.

3) Pilihlah teknik sampling dan hitunglah besar anggota sampel yang sesuai dengan tujuan penelitiannya.

4) Tentukan ukuran sampel yang akan dianalisis.

Supaya sampel yang dijadikan penelitian representatif, maka diperlukan jumlah sampel minimal yang digunakan dalam penelitian. Dalam penentukan ukuran sampel dapat dilakukan dengan dua cara yaitu cara praktis (tidak menggunakan rumus atau hitungan) dan cara perhitungan dengan menggunakan rumus. Banyak sekali model rumus-rumus yang dapat digunakan untuk menentukan jumlah sampel minimum, salah satunya rumus empiris dianjurkan oleh Issac dan Michael (1981:192) dalam Sukardi (2004:55) sebagai berikut:

Keterangan:

S = jumlah sampel yang dicari;

N = Jumlah populasi;

P = proporsi populasi, asumsi diambil P = 0,50

d = derajat ketepatan, biasanya diambil d = 0,05

2 = nilai tabelc2 = 3,841 c

Sebagai contoh, jika banyakya populasi diketahui = 500, maka banyaknya sampel minimum yang harus diambil adalah:

Jadi minimal sebanyak 217.

Supaya dalam pelaksanaan penelitian tidak terlalu banyak perhitungan, maka Issac dan Michael (1981:192) menuangkan rumus tersebut ke dalam bentuk tabel, sehingga kita tinggal memakai tabel tersebut.

Tabel 1 : Menentukan Jumlah sampel dengan Taraf Signifikansi 5%

N

S

N

S

N

S

N

S

10

10

90

73

300

169

1900

320

15

14

95

76

400

196

2000

322

20

19

100

80

500

217

2200

327

25

24

120

92

600

234

2400

331

30

28

130

97

700

248

2600

335

35

32

140

103

800

260

2800

338

40

36

150

108

900

269

3000

341

45

40

160

113

1000

278

3500

346

50

44

170

118

1100

285

4000

351

55

48

180

123

1200

291

4500

354

60

52

190

127

1300

297

5000

357

65

56

200

132

1400

302

10000

370

70

59

220

140

1500

306

15000

375

75

63

240

148

1600

310

20000

377

80

66

260

155

1700

313

50000

381

85

70

280

162

1800

317

100000

384

Sumber:Sugiono(1997:67)

Sebagai contoh, untuk populasi yang berjumlah 100, dengan taraf signifikasi 5% ukuran sampelnya 80, sedangkan untuk populasi yang berjumlah 3500 taraf signifikansi 5% sebanyak 346.

2. Teknik Pengambilan Sampel

Pengambilan sampel dapat dilakukan dengan dua cara yaitu : sampling random (probability sampling) dan sampling nonrandom (nonprobability sampling). Sampling random yaitu pengambilan sampel secara acak yang dilakukan dengan cara undian, atau tabel bilangan acak/random atau dengan menggunakan kalkulator/komputer. Sedangkan sampling nonrandom atau disebut juga sebagai incidental sampling, yaitu pengambilan sampel tidak secara acak.

1) Teknik Sampling Random

Teknik sampling random terdiri atas tiga jenis, yaitu sampling random sederhana (Simple Random Sampling), sampling bertingkat (Stratified Sampling), dan sampling kluster/area (Cluster Sampling)

a. Sampling Random Sederhana

Digunakan jika populasi bersifat homogen. Dikatakan sederhana karena cara pengambilan sampel dari semua anggota populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata/tingkatan yang ada dalam populasi itu.

b. Teknik Sampling Bertingkat

Teknik sampling ini disebut juga dengan istilah teknik sampling berlapis, berjenjang, dan petala. Teknik ini digunakan apabila populasinya heterogen atau terdiri atas kelompok-kelompok yang bertingkat. Penentuan tingkat berdasarkan karakteristik tertentu. Misalnya : menurut usia, pendidikan, golongan pangkat, dan sebagainya. Teknik ini akan semakin baik jika dilengkapi dengan penggunaan proporsional, sehingga setiap tingkat diwakili oleh jumlah yang sebanding. Sampling bertingkat yang dilengkapi dengan proposional ini disebut proportional stratified random sampling. Keuntungan menggunakan cara ini ialah anggota sampel yang diambil lebih representatif. Kelemahannya ialah lebih banyak memerlukan usaha pengenalan terhadap karakteristik populasinya. Jika banyaknya ukuran dari masing-masing tingkatan/kelompok tidak proporsional maka disebut dengan disproportional stratified random sampling.

Contoh Teknik sampling proporsional :

Misalnya populasi untuk A = 25, B = 60, C = 15. Jadi, jumlah anggota populasi = 100. Sedangkan besar anggota sampel = 80 sehingga besar masing-masing sampel untuk A, B, dan C dapat dihitung sebagai berikut:
Untuk A : (25/100) x 80 = 20 orang,

untuk B: (60/100) x 80 = 48 orang, dan

untuk C : (15/100) x 80 = 12 orang.

Sehingga jumlah sampel seluruhnya sebanyak 80 orang.

Contoh Teknik sampling yang tidak proporsional:

Misalnya populasi untuk A = 3, B = 4, C = 33, D = 60. Jadi, jumlah anggota populasi = 100. Sedangkan besar anggota sampel sebanyak 80 sehingga besar masing-masing sampel untuk A, B, C dan D dapat dihitung sebagai berikut :

Untuk A dan B diambil semuanya sebagai sampel, sedangkan untuk C dan D diambil secara proporsi dengan perhitungan sebagai berikut:

Sehingga jumlah sampel seluruhnya sebanyak 80 orang.

c. Teknik Sampling Kluster.

Teknik sampling ini disebut juga sebagai teknik sampling daerah, conditional sampling/restricted sampling/area sampling. Teknik ini digunakan apabila populasi tersebar dalam beberapa daerah, propinsi, kabupaten, kecamatan, dan seterusnya. Pada peta daerah diberi petak-petak dan setiap petak diberi nomor. Nomor-nomor itu kemudian ditarik secara acak untuk dijadikan anggota sampelnya.

Pada penggunaan teknik sampling kluster, biasanya digunakan dua tahapan, yaitu tahap pertama menentukan sampel daerah, dan tahap kedua menentukan orang/orang atau objek yang dijadikan penelitian pada daerah yang terpilih yang dilakukan secara random.

Keuntungan menggunakan teknik ini ialah :

(1) dapat mengambil populasi besar yang tersebar diberbagai daerah, dan (2) pelaksanaannya lebih mudah dan murah dibandingkan teknik lainnya. Sedangkan kelemahannya ialah (1) jumlah individu dalam setiap pilihan tidak sama, karena itu teknik ini tidaklah sebaik teknik lainnya; (2) ada kemungkinan penduduk satu daerah berpindah kedaerah lain tanpa sepengetahuan peneliti, sehingga penduduk tersebut mungkin menjadi anggota rangkap sampel penelitian.

2) Teknik Sampling Nonrandom

Teknik sampling nonrandom terdiri atas lima macam yaitu: Teknik Sampling Sistematis (Systematical Sampling), Teknik Sampling Kebetulan (Accidental Sampling), Teknik Sampling Bertujuan (Porpusive Sampling), Teknik Sampling Kuota (Quota Sampling), dan Teknik Bola Salju (Snowball Sampling)

a. Teknik Sampling Sistematis (Systematical Sampling)

Teknik ini sebenarnya dapat termasuk kepada teknik random sampling sederhana yang digunakan secara ordinal. Artinya anggota sampel dipilh berdasarkan urutan tertentu. Misalnya setiap kelipatan 10 atau 100 dari daftar pegawai disuatu kantor, pengambilan sampel hanya nomor genap atau yang ganjil saja, dll. Keuntungan teknik ini ialah lebih cepat dan mudah. Sedangkan kelemahannya adalah kadang-kadang kurang mewakili populasinya.

b. Teknik Sampling Kebetulan (Accidental Sampling)

Teknik sampling kebetulan dilakukan apabila pemilihan anggota sampelnya dilakukan terhadap orang atau benda yang kebetulan ada atau dijumpai dan dipandang orang yang dijumpai tsb. cocok dijadikan sumber data. Misalnya kita ingin meneliti pendapat masyarakat tentang kenaikan harga atau keluarga berencana, maka pertanyaan diajukan kepada mereka yang kebetulan dijumpai dipasar atau ditempat-tempat lainnya. Keuntungan menggunakan teknik ini ialah murah, cepat dan mudah. Sedangkan kelemahannya ialah kurang representatif.

c. Teknik Sampling Bertujuan (Porpusive Sampling)

Teknik ini digunakan apabila anggota sampel yang dipilih secara khusus berdasarkan tujuan penelitiannya. Sebagai contoh : untuk meneliti tentang disiplin siswa maka yang dipilih adalah orang yang aahli dalam kesiswaan seperti kepala sekolah, PKS urusan kesiswaan, ketua osos, yang dijadikan anggota sampel. Keuntungan menggunakan teknik ini ialah murah, cepat dan mudah, serta relevan dengan tujuan penelitiannya. Sedangkan kerugiannya ialah tidak representatif untuk mengambil kesimpulan secara umum (generalisasi).

d. Teknik Sampling Kuota (Quota Sampling)

Teknik ini digunakan apabila anggota sampel pada suatu tingkat dipilih dengan jumlah tertentu (kuota) dengan ciri-ciri tertentu. Sebagai contoh, Jemaah haji yang berangkat ke tanah suci sudah diberi jatah (kuota) oleh Persatuan Haji Indonesia (PHI) bekerjasama dengan Pemerintah Arab Saudi, yaitu sebanyak 250.000 orang haji dari populasi 250.000.000 jiwa penduduk Indonesia. Artinya satu orang calon haji mewakili 1000 orang penduduk. (Riduan dan Akdon, 2006 : 246-247)

e. Teknik Bola Salju (Snowball Sampling)

Teknik penentuan sampel bola salju ini digunakan apabila jumlah sampel yang diketahui hanya sedikit. Dari sampel yang sedikit tersebut peneliti mencari informasi sampel lain dari yang dijadikan sampel terdahulu, sehingga makin lama jumlah sampelnya makin banyak. Seperti bola salju yang menggelinding makin lama bola salju tersebut makin besar.

B. Metode Regresi

Metode regresi adalah salah satu metode statistik yang mempelajari pola hubungan (secara sistematik) antara dua variabel atau lebih memodelkan variabel respon Y dengan variabel prediktor X. Metode regresi merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi hasil proses produksi. Pada umumnya variabel dependen yang digunakan hanya satu dengan variabel prediktor X yang lebih dari satu, apabila variabel Y yang digunakan lebih dari satu, maka metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi multivariat. Regresi multivariat digunakan apabila antara variabel dependen terdapat korelasi yang besar.

Regresi dapat digolongkan menjadi beberapa macam yaitu:

1. Regresi linier.

Regresi linier ialah bentuk hubungan di mana variabel bebas X maupun variabel tergantung Y sebagaifaktor yang berpangkat satu. Regresi linier ini dibedakan menjadi:

a) Regresi linier sederhana dengan bentuk fungsi: Y= a + bX + e,

b) Regresi linier berganda dengan bentuk fungsi: Y= b0 +b1X1+ .. . + bpXp+e

Dari kedua fungsi di atas 1) dan 2); masing-masing berbentuk garis lurus (linier sederhana) dan bidang datar (linier berganda).

2. Regresi non linier.

Regresi non linier ialah bentuk hubungan atau fungsi di mana variabel bebas X dan atau variabel tak bebas Y dapat berfungsi sebagai faktor atau variabel dengan pangkat tertentu. Selain itu, variabel bebas X dan atau variabel tak bebas Y dapat berfungsi sebagai penyebut (fungsi pecahan), maupun variabel X dan atau variabel Y dapat berfungsi sebagai pangkat fungsi eksponen= fungsi perpangkatan.

Regresi nonlinier dapat dibedakan menjadi:

1) Regresi polinomial ialah regresi dengan sebuah variabel bebas sebagai faktor dengan pangkat terurut. Bentuk-bentuk fungsinya adalah sebagai berikut.

Y = a + bX+ cX2 (fungsi kuadratik).

Y = a + bX+ cX2+ bX3(fungsi kubik)

Y= a + bX+ cX2+ dX3+ eX4(fungsi kuartik),

Y= a + bX+ cX2+ dX3+ eX4+ fX5(fungsi kuinik), dan seterusnya.

Selain bentuk fungsi di atas, ada suatu bentuk lain dari fungsi kuadratik, yaitu dengan

persamaan:

Y = a + bX+ c√X. bentuk ini dapat ditulis menjadi:

Y = a + bX + cX(1/2),

Sehingga, modifikasi dari fungsi kubik adalah:

Y = a + bX+ cX(1/2)+ dX(3/2) , atau

Y = a +b√X + cX +d√X3.

Dari contoh-contohtersebut di atas perhatikan pangkat dari variabel bebas X.

2) Regresi hiperbola (fungsi resiprokal). Pada regresi hiperbola, di mana variabel bebas X atau variabel tak bebas Y, dapat berfungsi sebagai penyebut sehingga regresi ini disebut regresi dengan fungsi pecahan atau fungsi resiprok. Regresi ini mempunyai bentuk fungsi seperti:

1/Y = a + bX atau

Y = a+ b/X.

Selain itu, ada bentuk campuran seperti:

1/Y = a + bX + cX2, dan masih banyak lagi bentuk-bentuk lainnya.

3) Regresi fungsi perpangkatan atau geometrik. Pada regresi ini mempunyai

bentuk fungsi yang berbeda dengan fungsi polinomial maupun fungsi eksponensial. Regresi ini mempunyai bentuk fungsi: Y = a +bX.

4) Regresi eksponensial. Regresi eksponensial ialah regresi di mana variabel

bebas X berfungsi sebagai pangkat atau eksponen. Bentuk fungsi regresi ini dalah:

Y = aebXatau

Y = a 10bX.

Modifikasi dari bentuk di atas adalah:

1/Y = a + becX, ini disebut kurva logistik atau "tipe umum dari model pertumbuhan".

Modifikasinya juga seperti :

Y = e(a + b/X), disebut dengan transformasi logaritmik resiprokal, yang umum disebut dengan modelGompertz.

5) Regresi logaritmik. Bentuk fungsi dari regresi adalah: di mana variabel bebas Y berfungsi sebagai pangkat (eksponen) dan variabel bebas X mempunyai bentuk perpangkatan.

Model regresi ini adalah:

eY= a+bX atau dapat di tulis menjadi:

Y = ln a+ b ln X (merupakantrasformasi lilier)

6) Regresi fungsi geometri. Bentuk dari fungsi ini adalah berupa bentuk regresi linier berganda di mana dalamfungsi ini terdapat fungsitrigonometri.

Bentuk yang paling sederhana darifungsi ini adalah:

Y = a + b sin dX+ c cos dX.

Bentuk fungsi ini disebut kurva Faurier. Selain itu, ada lagi bentuk-bentuk yang lebih kompleks seperti:

Y= a + b sin X + c cos X + d sin2X+ e cos2X+…; dan seterusnya.

BAB III

PENUTUP

Dari uraian di atas, banyak teknik sampling yang dapat kita lakukan untuk mendapatkan sampel yang representatif, baik secara sampling random (probability sampling) maupun secara sampling nonrandom (nonprobability sampling). Kesalahan-kesalahan umum yang sering dijumpai dalam menentukan besarnya anggota sampel diantaranya:

(1) Peneliti mengubah prosedur teknik sampling;

(2) Peneliti memilih anggota sampel yang tidak sesuai dengan tujuan penelitiannya, (3) Peneliti mengurangi anggota sampel yang telah ditentukan oleh perhitungannya; (4) Peneliti tidak memberikan alasan-alasan mengapa rumus dan teknik sampling tertentu yang ia gunakan didalam penelitiannya itu;

Selain hal tersebut, kekeliruan non sampling ini dapat terjadi dalam setiap penelitian, apakah itu berdasarkan sampling atau berdasarkan sensus, penyebabnya adalah: (1) populasi tidak didefinisikan sebagaimana mestinya, (2) Kuesioner tidak dirancang sesuai dengan keperluan. (3) Peneliti kurang memahami isi dari kuesioner sehingga jawaban responden kurang sesuai dengan keinginan. (4) Responden tidak memberikan jawaban yang objektif atau menolak untuk memberikan jawaban.

Metode Regresi terdiri dari macam yaitu Regresi Linier dan Regresi Nonlinier yang mana Regresi Nonlinier dibagi menjadi enam macam yaitu:

a. Regresi polynomial

b. Regresi Hiperbola

c. Regresi fungsi Perpangkata atau Geometrik

d. Regresi exponensial

e. Regresi Logaritmik

f. Regresi fungsi geometri


Baca Selengkapnya ....

9 Makanan Rendah Kalori

Posted by Juli 0 comments

Buat bapak-bapak, ibu-ibu Mas dan Mbak yang takut gemuk karena banyak mengkonsumsi makanan Jangan khawatir. Sharcom mempersembahkan 9 makanan yang  bebas kalori, Anda tak akan bertambah gemuk. Karena Makanan bebas kalori akan mengambil lebih banyak energi dan lebih lama dicerna tubuh. Nah ini dia 9 makanan rendah kalori yang bisa anda konsumsi tanpa harus takut gemuk:

1. Seledri
Satu cangkir seledri mengandung kurang dari 20 kalori. Selain kaya serat dan air, seledri juga bisa membantu mencegah kanker rahim. Caranya cukup siapkan seledri, cuci, lalu makan.

2. Selada
Selada hanya mengandung delapan kalori per cangkir. Meski sebenarnya selada mengandung air yang bisa meningkatkan berat badan, namun selada juga mengandung zat besi dan magnesium. Jadi, selada akan membantu Anda cepat kenyang tanpa membuat Anda gemuk. Pastikan saja Anda tidak memakannya dalam salad dengan dressing penuh lemak.

3. Acar dan mentimun
Mentimun hanya memiliki 15 kalori per cangkir, sedangkan acar hanya mengandung 17 kalori. Pastikan Anda juga mengonsumsi kulit mentimun yang mengandung banyak serat. Kebanyakan mentimun mengandung air dan kurang vitamin serta nutrisi. Namun mentimun juga merupakan makanan yang rendah kalori. Anda bisa mengonsumsinya tanpa khawatir gemuk.

4. Apel
Apel bisa membuat Anda merasa kenyang, sekaligus memberikan banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Apel biasanya mengandung 100 kalori hingga 120 kalori. Selain itu, apel juga mengandung vitamin C, antioksidan, dan bisa membantu menurunkan kolesterol.

5. Brokoli
Brokoli adalah sayuran kaya gizi yang hanya mengandung 25 kalori dalam setengah cangkir. sayuran hijau ini mengandung vitamin A, C, serat larut, tak mudah larut, asam folat, serta kalsium. Brokoli mampu mengontrol tekanan darah tinggi dan membantu mencegah kanker usus. Meski Anda tak mencari makanan untuk menurunkan berat badan, brokoli bisa dikonsumsi untuk semua gizi yang dikandungnya.

6. Lemon
Lemon membersihkan tubuh dan memberikan rasa pada makanan yang tidak Anda sukai. Campurkan sedikit lemon pada air hangat dan minum di pagi hari untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Lemon juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mampu mencegah infeksi.

Lemon

7. Bawang putih
Seperti lemon, bawang putih juga makanan rendah kalori yang bisa mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh. Minyak bawang putih juga diketahui mampu menghilangkan sel lemak dalam tubuh.

8. Semangka dan mangga
Kedua buah ini kebanyakan mengandung air. Meski begitu, semangka hanya memiliki 80 kalori per cangkir, sementara mangga hanya mengandung 150 kalori. Namun Anda harus waspada karena dua buah ini kaya akan gula, sehingga jangan terlalu sering dikonsumsi.

manfaat-buah-semangkamemilih-mangga-yang-enak

9. Asparagus
Asparagus adalah makanan diuretic yang memudahkan pengeluaran cairan dalam tubuh. Meski begitu, sayuran ini mengandung zat yang mampu menghilangkan sel lemak dan mengurangi berat badan. Tak hanya membantu menurunkan berat badan, asparagus juga digunakan untuk membuat awet muda, melindungi dari kanker, serta mengurangi rasa sakit dan peradangan.

Ingin ngemil tanpa khawatir berat badan bertambah?

Silahkan konsumsi 9 makanan diata, Oke sekian posting dari sharcom semoga bermanfaat,,


Baca Selengkapnya ....

Cara menghilangkan blacklist smadav

Posted by Juli Friday, 17 May 2013 0 comments

Oke sob,, kali ini aku bakal share cara menghilangkan blacklist smadav,,..

Gak butuh was-was atau gelisah, menghilangkan blacklist smadav ini tidak susah dan tidak serumit yang sahabat pikirkan. sahabat tinggal ikuti saja langkah menghilangkan blacklist smadav yang dapat admin tunjukkan langkah atau langkahnya di bawah ini.

clip_image001

· yakinkan smadav di computer anda tidak aktif

· lantas hapus file pir?sys.dll yang ada di c :windowssystem32pir?sys.dll

· klik start-run lantas tulis regedit atau tekan logo windows + r dengan berbarengan lantas tulis regedit untuk menggerakkan registry

· lantas buka hkey_current_user - software - microsoft - notepad pada registry

· lantas mencari lfpitch?ndfamily, lfpitch?ndfamily2, serta lfpitch?ndfamily3, apabila telah ditemukan hapus seluruh lfpitch?ndfamily.

· setelah itu buka c :program files smadav serta klik 2 kali pada file sm?rtp.exe untuk menggerakkan smadav.

· masukkan daftar smadav pro pada tab setting di smadav

Cara menghilangkan blacklist smadav 9.3 pro di atas tentu saja mampu berikan jalan keluar untuk sahabat supaya smadav yang anda pakai dapat kembali jadi smadav pro. Semoga info ini dapat berfaedah serta bermanfaat bagi siapapun yang perlu info mengenai langkah menghilangkan blacklist smadav ini.


Baca Selengkapnya ....

Cara daftar Sitemap Blog ke Bing dan Yahoo

Posted by Juli 0 comments

Bagaimana cara daftar sitemap blog ke Bing dan Yahoo.
Cara mendaftarkan sitemap blog ke Bing dan Yahoo sedianya lebih sederhana bila dibandingkan dengan daftar sitemap ke google. Bagi sobat blogger yang sedang belajar sebagai blogger seperti saya jika belum tahu cara daftar sitemap ke google silahkan sobat blogger baca artikel yang sebelumnya telah saya bahas sebelumnya yaitu cara mendaftarkan sitemap blog ke google
Langkah langkah cara mendaftarkan sitemap blog adalah berikut:
Sign in ke bing webmaster tool silahkan klik di sini

clip_image002

sign saja menggunakan alamat email microsoft account sobat, atau menggunakan email yang digunakan untuk login ke blog anda juga boleh.
Jikalau memang belum daftar ke microsoft account silahkan daftar saja langsung (klik sign up), isi data data yang diperlukan pada saat sobat blogger sign in tadi.

clip_image004

Dan jika sudah sign in, anda akan dibawa ke bing webmaster, klik saja configure my site, kemudian pilih sitemaps.

clip_image006

Kemudian silahkan sobat blogger yang ingin mendaftarkan sitemap ke bing dan yahoo harus mengisi alamat url anda seperti contoh berikut :
http://alamat_blog_sobat.blogspot.com/sitemap.xml  atau
http://alamat_blog_sobat.blogspot.com/feeds/posts/default
silahkan sobat blogger pilih salah satu cara di atas untuk daftar sitemapnya, dan klik submit. Maka selesai sudah cara mendaftarkan sitemap blog ke bing dan yahoo. Karena bing dan yahoo sudah bekerjasama maka sudah sekaligus terkirim dalam satu kali pengiriman ini. Artinya jika anda sudah mendaftarkan sitemap blog ke bing maka blog anda sudah otomatis terdaftar sitemap blog anda ke yahoo juga. Setiap ada postingan baru maka sobat blogger harus kembali mendaftar sitemap ke bing dan yahoo lagi. Berbeda dengan google, search engine yahoo akan lebih lambat meng-craw postingan anda, hal ini akibat dari penggabungan yahoo dan bing, tetap sobat blogger tidak perlu khawatir, tetap daftarkan sitemap anda ke bing dan tunggulah hasil craw dari yahoo dan bing.
Demikian sepenggal petuah Cara daftar sitemap blog ke bing dan yahoo, semoga bermanfaat, salam sebagai blogger


Baca Selengkapnya ....